Jangan Salah Pilih Ciput Biar Hijabmu Makin Nyaman, Ini Tipsnya
Hijab sudah rapi, outfit juga sudah on point, tapi baru beberapa jam dipakai kepala mulai terasa tidak nyaman. Ciput ternyata bisa jadi salah satu penyebabnya.
Ciput memang sering dianggap sebagai bagian kecil dalam gaya berhijab. Padahal, inner hijab ini punya peran penting. Ciput membantu hijab tetap rapi, rambut tidak mudah keluar, dan kain hijab lebih mudah dibentuk. Kalau pilihannya tepat, berhijab seharian pun bisa terasa lebih nyaman.
Sebaliknya, ciput yang terlalu ketat, bahannya panas, atau mudah bergeser bisa bikin aktivitas jadi kurang nyaman. Apalagi kalau kamu harus memakai hijab dari pagi sampai sore.
Karena itu, jangan asal pilih ciput hanya karena modelnya lucu atau warnanya cocok dengan hijab. Ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan.
Mulai dari bahannya. Ciput yang nyaman sebaiknya menggunakan bahan yang lembut, ringan, dan cukup menyerap keringat. Ini penting terutama untuk kamu yang banyak beraktivitas di luar ruangan atau tinggal di daerah dengan cuaca panas.
Ciput berbahan rajut bisa menjadi pilihan karena cukup fleksibel. Namun, tetap perhatikan campuran bahannya. Hindari bahan yang terasa kasar, membuat kulit kepala gatal, atau terasa terlalu panas setelah dipakai beberapa jam.
Selanjutnya, perhatikan tingkat stretch-nya. Ciput yang elastis memang praktis karena bisa mengikuti bentuk kepala. Namun, elastis bukan berarti harus terasa menekan. Ciput yang terlalu kencang justru bisa membuat kepala terasa tidak nyaman.
Pilih ciput yang bisa mengikuti ukuran kepala tanpa meninggalkan rasa tertekan. Istilah “ciput anti-pusing” mungkin sering kamu temui saat mencari inner hijab. Intinya tetap sama, cari yang pas, tidak terlalu longgar dan tidak terlalu ketat.
Ukuran juga perlu diperhatikan. Jangan berpikir semakin ketat ciput, semakin rapi hijabnya. Justru kalau terlalu sempit, kamu bisa cepat merasa gerah dan tidak nyaman.
Untuk pemakaian sehari-hari, ciput yang pas di kepala sudah cukup membantu menjaga hijab tetap pada tempatnya.
Soal warna, kamu bisa bermain aman dengan warna basic. Hitam, cokelat, abu-abu, atau warna earthy relatif mudah dipadukan dengan berbagai hijab. Pilihan ini cocok buat kamu yang tidak ingin terlalu banyak mengoleksi ciput. Satu ciput warna netral bisa dipakai dengan hijab polos maupun motif.
Kalau ingin lebih praktis, ciput dua warna juga bisa menjadi pilihan. Model ini memiliki dua sisi dengan warna berbeda sehingga kamu bisa menyesuaikannya dengan hijab yang sedang dipakai.
Setelah bahan, ukuran, dan warna, tinggal sesuaikan modelnya dengan kebutuhan. Ada ciput ninja, ciput bandana, ciput kerut, hingga ciput ninja antem. Masing-masing punya karakter yang berbeda. Ciput ninja, misalnya, bisa memberikan coverage lebih banyak pada bagian kepala dan leher. Sementara ciput ninja antem sering dipilih untuk membantu memberikan bentuk yang lebih tegas di area wajah.
Namun, bentuk wajah bukan satu-satunya pertimbangan. Pilih model yang membuat kamu nyaman dan sesuai dengan gaya hijab yang biasa kamu gunakan.
Modest fashion memang semakin berkembang. Pilihan hijab dan ciput pun makin beragam. Tapi satu hal yang tidak pernah berubah, outfit yang terlihat bagus akan terasa lebih menyenangkan ketika kamu juga nyaman memakainya.
Jadi, sebelum sibuk mencari hijab terbaru, coba cek lagi ciput yang selama ini kamu pakai.
Bisa jadi, sedikit perubahan pada inner hijab justru membuat pengalaman berhijab kamu jauh lebih nyaman.
Foto: Net
#ModestFashion #CiputHijab #HijabStyle #HijabFashion #FashionMuslimah #TipsHijab #HijabDaily #MuslimahStyle #OOTDMuslimah #LifestyleMuslimah