Kembali ke semua artikel
3 Ayat Al-Qur'an tentang Bulan Muharram, Bulan Haram yang Dimuliakan Allah!
Al-Quran 16 June 2026 3 menit baca

3 Ayat Al-Qur'an tentang Bulan Muharram, Bulan Haram yang Dimuliakan Allah!

Ditulis oleh Subhanhariadi Putra

Bulan Muharram adalah bulan pertama dalam kalender Hijriah. Ia bukan sekadar penanda pergantian tahun, tetapi juga salah satu dari empat bulan yang dimuliakan Allah (asyhurul hurum). Sebagaimana dikutip dari Al-Qur'an, Allah SWT beberapa kali menyinggung bulan Muharram bersama tiga bulan lainnya: Dzulqa'dah, Dzulhijjah, dan Rajab. Inilah 3 ayat Al-Qur'an tentang bulan Muharram yang menegaskan kemuliaannya. Jangan lewatkan bulan penuh berkah ini.

1. Surat Al-Baqarah ayat 194

اَلشَّهْرُ الْحَرَامُ بِالشَّهْرِ الْحَرَامِ وَالْحُرُمٰتُ قِصَاصٌۗ فَمَنِ اعْتَدٰى عَلَيْكُمْ فَاعْتَدُوْا عَلَيْهِ بِمِثْلِ مَا اعْتَدٰى عَلَيْكُمْ ۖ وَاتَّقُوا اللّٰهَ وَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ مَعَ الْمُتَّقِيْنَ

Artinya, “Bulan haram dengan bulan haram, dan (terhadap) sesuatu yang dihormati berlaku (hukum) qisas. Oleh sebab itu barangsiapa menyerang kamu, maka seranglah dia setimpal dengan serangannya terhadap kamu. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al-Baqarah [2]: 194).

Ayat ini menegaskan bahwa bulan-bulan haram (termasuk Muharram) memiliki kehormatan khusus. Pada masa Rasulullah, peperangan menjadi salah satu instrumen dakwah dengan batasan-batasan tertentu. Ketika memasuki bulan Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab, kaum muslimin diperintahkan untuk gencatan senjata, kecuali diserang duluan oleh musuh. Ini menunjukkan betapa mulianya bulan Muharram di sisi Allah.

2. Surat Al-Maidah ayat 2

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تُحِلُّوْا شَعَاۤىِٕرَ اللّٰهِ وَلَا الشَّهْرَ الْحَرَامَ وَلَا الْهَدْيَ وَلَا الْقَلَاۤىِٕدَ وَلَآ اٰۤمِّيْنَ الْبَيْتَ الْحَرَامَ يَبْتَغُوْنَ فَضْلًا مِّنْ رَّبِّهِمْ وَرِضْوَانًا ۗوَاِذَا حَلَلْتُمْ فَاصْطَادُوْا ۗوَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَاٰنُ قَوْمٍ اَنْ صَدُّوْكُمْ عَنِ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اَنْ تَعْتَدُوْۘا وَتَعَاوَنُوْا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوٰىۖ وَلَا تَعَاوَنُوْا عَلَى الْاِثْمِ وَالْعُدْوَانِ ۖوَاتَّقُوا اللّٰهَ ۗاِنَّ اللّٰهَ شَدِيْدُ الْعِقَابِ

Artinya, “Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu melanggar syiar-syiar kesucian Allah, dan jangan (melanggar kehormatan) bulan-bulan haram, jangan (mengganggu) hadyu (hewan-hewan kurban) dan qala'id (hewan-hewan kurban yang diberi tanda), dan jangan (pula) mengganggu orang-orang yang mengunjungi Baitulharam; mereka mencari karunia dan keridaan Tuhannya...” (Al-Maidah [5]: 2).

Ayat ini mengingatkan kita untuk tidak melanggar kehormatan bulan-bulan haram. Melanggar kehormatan bulan Muharram dengan berbuat maksiat akan mendapat siksaan yang berat. Sebaliknya, memuliakannya dengan memperbanyak ibadah akan mendatangkan pahala yang berlipat ganda. Allah SWT sangat berat siksaan-Nya bagi yang melanggar syiar-syiar kesucian-Nya.

3. Surat At-Taubah ayat 36

اِنَّ عِدَّةَ الشُّهُوْرِ عِنْدَ اللّٰهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِيْ كِتٰبِ اللّٰهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ مِنْهَآ اَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۗذٰلِكَ الدِّيْنُ الْقَيِّمُ ەۙ فَلَا تَظْلِمُوْا فِيْهِنَّ اَنْفُسَكُمْ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِيْنَ كَاۤفَّةً كَمَا يُقَاتِلُوْنَكُمْ كَاۤفَّةً ۗوَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ مَعَ الْمُتَّقِيْنَ

Artinya, “Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram.” “Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu dalam (bulan yang empat) itu, dan perangilah kaum musyrikin semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya. Dan ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang takwa.” (QS. At-Taubah [9]: 36).

Ayat ini adalah dalil utama bahwa Muharram adalah bulan haram. Allah SWT secara tegas menyebutkan bahwa di antara dua belas bulan, ada empat bulan yang dimuliakan. Janganlah menzalimi diri sendiri di bulan-bulan itu. Maksudnya, jangan melakukan perbuatan dosa karena dosa di bulan haram lebih berat hukumannya. Sebaliknya, pahala ibadah juga dilipatgandakan. Maka, perbanyaklah amal saleh di bulan Muharram.

Allah SWT berfirman, “Dan ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang takwa.” Orang yang memuliakan bulan Muharram dengan menjauhi maksiat dan memperbanyak ibadah adalah orang-orang yang bertakwa. Mereka akan mendapatkan pertolongan dan keberkahan dari Allah.

Kesimpulannya, Muharram adalah bulan yang sangat istimewa. Jangan sia-siakan dengan perayaan hura-hura. Perbanyaklah puasa, sedekah, dan doa. “Janganlah kamu menzalimi dirimu dalam (bulan yang empat) itu.” Selamat Tahun Baru Islam 1448 H. Semoga kita termasuk orang-orang yang bertakwa. Wallahu a'lam.

#AyatMuharram #BulanHaram #AsyhurulHurum #SuratAlBaqarah #SuratAlMaidah #SuratAtTaubah #KeutamaanMuharram #PuasaMuharram #TahunBaruIslam #JanganBerbuatDosa

Sukai dan bagikan artikel ini

Komentar

0 tanggapan dari pembaca

Belum ada komentar untuk artikel ini.

Artikel menarik lainnya

Lanjutkan dengan membaca artikel menarik lainnya

Lihat semua