Mamah Dedeh: Childfree Itu Bukan Manusia Beriman? Ini Penjelasan dan Hikmahnya!
Pilihan hidup untuk tidak memiliki anak, atau yang kini populer dengan istilah childfree, semakin ramai diperbincangkan di tengah masyarakat. Sejumlah pasangan memilih menjalani kehidupan rumah tangga tanpa anak dengan berbagai alasan, mulai dari pertimbangan finansial, kesiapan mental, hingga keinginan untuk lebih fokus pada kehidupan pribadi dan karier. Namun, keputusan ini tak jarang menimbulkan perdebatan, terutama dalam perspektif agama. Pendakwah kondang Mamah Dedeh baru-baru ini memberikan pandangan yang cukup tegas mengenai fenomena ini, dan pernyataannya sontak menjadi sorotan publik.
Pandangan Mamah Dedeh tentang Childfree
Dalam sebuah podcast yang dipandu Deddy Corbuzier dan Kiki CJR, Mamah Dedeh ditanya mengenai pasangan yang memilih untuk tidak memiliki anak. Menanggapi pertanyaan tersebut, Mamah Dedeh memberikan jawaban yang sangat lugas. Ia menyebut keputusan untuk memilih childfree sebagai sesuatu yang menurutnya tidak sejalan dengan karakter manusia beriman. "Itu bukan manusia beriman," tegasnya. Pernyataan ini bukanlah tanpa dasar. Mamah Dedeh kemudian merujuk pada Al-Qur'an Surat Ali Imran ayat 14 untuk memperkuat pandangannya.
Ayat tersebut berbunyi: "Dijadikan indah bagi manusia kecintaan kepada aneka kesenangan, yaitu perempuan-perempuan, anak-anak, harta benda yang bertimbun tak terhingga berupa emas, perak, kuda pilihan, binatang ternak, dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga)." Menurut Mamah Dedeh, ayat ini menunjukkan bahwa kecintaan terhadap anak adalah bagian dari fitrah manusia. Allah SWT telah menjadikan anak sebagai salah satu kesenangan dunia yang indah dan diinginkan oleh setiap manusia normal.
Fitrah Manusia dan Keinginan Memiliki Anak
Mamah Dedeh kemudian mengaitkan pandangannya dengan ketertarikan antara laki-laki dan perempuan. Menurutnya, ketertarikan tersebut merupakan sesuatu yang normal dalam kehidupan manusia. "Jadi, manusia yang otaknya normal pasti cewek suka cowok, cowok suka cewek, itu normal. Yang tidak normal cowok suka cowok, cewek suka cewek," ungkapnya. Dari sini, ia melanjutkan bahwa keinginan untuk memiliki anak juga merupakan sesuatu yang melekat dalam diri manusia. Ini adalah fitrah yang Allah tanamkan sejak awal penciptaan.
Dalam Islam, memiliki keturunan adalah salah satu tujuan pernikahan yang sangat dianjurkan. Allah SWT berfirman dalam QS. An-Nisa ayat 1, "Wahai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu (Adam), dan (Allah) menciptakan pasangannya (Hawa) dari (diri)-nya; dan dari keduanya Allah memperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak." Ayat ini menunjukkan bahwa memperbanyak keturunan adalah bagian dari sunnatullah. Rasulullah SAW juga bersabda, "Menikahlah kalian dan berketurunanlah, karena sesungguhnya aku akan berbangga dengan banyaknya umatku di hadapan para nabi pada hari kiamat." (HR. Ahmad).
Childfree dalam Perspektif Islam: Antara Pilihan dan Tanggung Jawab
Meskipun demikian, dalam Islam, pasangan yang belum dikaruniai anak tidak serta-merta dianggap tidak beriman. Anak adalah rezeki dan karunia dari Allah yang diberikan kepada siapa yang Dia kehendaki. Allah SWT berfirman dalam QS. Asy-Syura ayat 49-50, "Milik Allah-lah kerajaan langit dan bumi; Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki, memberikan anak perempuan kepada siapa yang Dia kehendaki dan memberikan anak laki-laki kepada siapa yang Dia kehendaki, atau Dia menganugerahkan kedua jenis laki-laki dan perempuan (kepada siapa) yang dikehendaki-Nya, dan Dia menjadikan mandul siapa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa."
Ayat ini mengajarkan kita bahwa memiliki anak atau tidak adalah bagian dari takdir Allah. Namun, yang menjadi persoalan dalam fenomena childfree bukanlah tentang takdir, melainkan tentang pilihan sadar untuk menolak memiliki anak. Dalam Islam, menolak memiliki anak tanpa alasan syar'i yang jelas bisa menjadi masalah, karena bertentangan dengan tujuan pernikahan dan fitrah manusia. Namun, jika seseorang memiliki alasan yang kuat, seperti kondisi kesehatan yang membahayakan, atau memang tidak mampu secara fisik dan mental, maka itu adalah perkara yang dikembalikan kepada Allah.
Hikmah dan Pelajaran Islam tentang Pernikahan dan Keturunan
Fenomena childfree ini mengingatkan kita pada beberapa hikmah dan pelajaran penting dalam Islam. Pertama, pernikahan dalam Islam bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan biologis, tetapi juga tentang membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah. Anak adalah salah satu buah dari pernikahan yang membawa kebahagiaan dan keberkahan. Kedua, memiliki anak adalah salah satu bentuk ibadah dan amal jariyah. Setiap anak yang saleh akan mendoakan orang tuanya, dan doa anak saleh adalah salah satu amal yang tidak terputus pahalanya.
Ketiga, kita diajarkan untuk selalu bersyukur atas apa yang Allah berikan. Jika Allah memberikan anak, maka bersyukurlah dan didiklah mereka dengan baik. Jika Allah belum memberikan anak, maka bersabarlah dan teruslah berdoa, seperti yang dilakukan Nabi Zakaria AS. Jangan pernah berputus asa dari rahmat Allah. Keempat, kita diajarkan untuk tidak memaksakan kehendak dan selalu bertawakal kepada Allah. Semua yang terjadi dalam hidup kita adalah yang terbaik menurut Allah, meskipun terkadang kita tidak memahaminya.
Doa Memohon Keturunan
Berikut adalah doa yang dapat kita amalkan untuk memohon keturunan yang saleh dan salehah, sebagaimana doa Nabi Zakaria AS:
رَبِّ هَبْ لِيْ مِنْ لَّدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةًۚ اِنَّكَ سَمِيْعُ الدُّعَاۤءِ
Rabbi hab lî mil ladungka dzurriyyatan thayyibah, innaka samî‘ud-du‘â.
Artinya: "Ya Tuhanku, berilah aku keturunan yang baik dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doa." (QS. Ali Imran: 38)
Kesimpulan
Pandangan Mamah Dedeh tentang childfree adalah pandangan yang tegas dan didasarkan pada dalil Al-Qur'an. Meskipun demikian, kita harus tetap bijak dalam menyikapinya. Setiap pasangan memiliki alasan dan kondisi masing-masing. Yang terpenting adalah kita selalu berusaha untuk menjalankan perintah Allah, menjauhi larangan-Nya, dan bertawakal kepada-Nya. Anak adalah karunia yang indah, tetapi jika Allah belum mengaruniakannya, kita tidak boleh berputus asa. Mari kita jadikan pernikahan sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah dan membangun keluarga yang penuh berkah. Aamiin.
#Childfree #MamahDedeh #PernikahanIslam #Keturunan #FitrahManusia #HikmahPernikahan #AnakSaleh #DoaMemohonKeturunan #PerspektifIslam #KeluargaSakinah