Siapa yang tidak pernah terbangun di tengah malam secara tiba-tiba? Entah karena suara keras, mimpi buruk, atau sekadar tubuh yang gelisah. Saat momen itu terjadi, seringkali kita hanya berguling dan berusaha kembali tidur. Namun, tahukah kita bahwa Rasulullah SAW mengajarkan sebuah amalan mulia yang bisa kita lakukan saat terbangun di malam hari? Daripada membuang waktu dengan sia-sia, lebih baik kita manfaatkan kesempatan tersebut untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan membaca doa dan dzikir yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.

Terbangun di tengah malam adalah momen yang sangat berharga, karena sepertiga malam dikenal sebagai salah satu waktu paling mustajab untuk memanjatkan harapan. Oleh karena itu, begitu tersadar dari tidur, segeralah melafalkan doa agar hati kembali tenang dan memperoleh kemuliaan di sisi Allah SWT. Rasulullah SAW telah menuntun umat Islam untuk memohon ampunan atas segala dosa dan kehilafan yang pernah dilakukan saat terbangun di malam hari.

Dikutip dari viva.co.id, ada doa khusus yang diajarkan oleh Rasulullah SAW ketika terbangun di malam hari. Doa ini berbunyi:

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ. الْحَمْدُ لِلَّهِ وَسُبْحَانَ اللَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ.

"Laa ilaaha illallahu wahdahu laa syariikala lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa 'ala kulli sya'in qadir. Alhamdulillah wa subhaanallaah, wa la ilaaha llallah, wallahu akbar, wa laa haula wa laa quwwata illa billaah."

Artinya: "Tiada sesembahan yang berhak disembah melainkan hanya Allah yang tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya kerajaan dan pujian dan Dialah Dzat yang Maha Kuasa, segala puji bagi Allah, Maha suci Allah, tiada sesembahan yang berhak disembah selain Allah, Allah Maha Besar, tiada daya dan upaya melainkan karena Allah."

Setelah membaca doa tersebut, Rasulullah SAW melanjutkan dengan menyebut: "Ya Allah, ampunilah aku." Kemudian, beliau bangun, berwudhu, dan menunaikan shalat malam. Ini adalah contoh sempurna bahwa setiap momen, termasuk saat terbangun dari tidur, bisa dijadikan sebagai sarana untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah.

Selain doa di atas, Rasulullah SAW juga membaca dzikir ketika terbangun di malam hari, seperti yang diriwayatkan oleh Ummu Salamah r.a. Berikut bacaan dzikirnya:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ إِذَا تَعَارٌ مِنَ البَلِ، قَالَ: رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ، وَاهْدِ السبيل الأقوم

"Rabbigfir waar ham, wahdi lissabiil al-'aquum."

Artinya: "Ya Tuhan, ampuni dan kasihanilah kami serta tunjukkanlah kami ke jalan yang lurus."

Bayangkan, dengan membaca doa dan dzikir ini, kita tidak hanya memohon ampunan, tetapi juga memohon petunjuk dan bimbingan dari Allah SWT. Ini adalah bentuk pengakuan bahwa kita adalah hamba yang lemah dan selalu membutuhkan pertolongan-Nya. Momen terbangun di tengah malam adalah kesempatan emas untuk bermunajat dan memperbaiki hubungan kita dengan Allah.

Jadi, mulai sekarang, jika kita terbangun di tengah malam, jangan sia-siakan kesempatan ini. Bacalah doa dan dzikir yang diajarkan Rasulullah SAW, lalu ambil wudhu dan lakukan shalat tahajud. Insya Allah, hati kita akan menjadi lebih tenang, dan kita akan mendapatkan kemuliaan di sisi Allah SWT. Semoga kita semua diberikan kemudahan untuk mengamalkan amalan mulia ini. Aamiin.

 

Ilustrasi: pixabay.com

#DoaTerbangunMalam #Tahajud #RasulullahMengajarkan #DzikirMalam #SepertigaMalam #KeutamaanTahajud #Ampunan #PetunjukAllah #IbadahMalam #KemuliaanDiSisiAllah