Kembali ke semua artikel
5.000 Jembatan Gantung Rampung 2026, Pemerintah Harus Pastikan Rakyat Tak Terisolir!
Berita Terkini 26 June 2026 3 menit baca

5.000 Jembatan Gantung Rampung 2026, Pemerintah Harus Pastikan Rakyat Tak Terisolir!

Ditulis oleh Subhanhariadi Putra

Pemerintah mengatakan terus berkomitmen membangun infrastruktur yang merata di seluruh Indonesia. Target ambisius dicanangkan: 5.000 jembatan gantung ditargetkan rampung dibangun pada akhir 2026. Sebagaimana dikutip dari pernyataan resmi, program ini bertujuan untuk menghubungkan daerah-daerah terpencil yang selama ini terisolir. Pemerintah dan pemimpin negara harus memastikan rakyat terlayani dengan fasilitas dan infrastruktur yang layak. Jangan sampai mereka menderita dan terzalimi hak-haknya karena fasilitas yang buruk dan tak layak pakai. Targetkan dalam satu atau dua tahun ini tak ada lagi kekurangan jembatan gantung di Indonesia dan pastikan tak ada jembatan yang buruk lagi di Indonesia. Ini adalah komitmen yang harus diwujudkan.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya membagikan video yang menampilkan progres pembangunan jembatan gantung di berbagai wilayah Indonesia. Jembatan gantung ini sangat penting bagi masyarakat di pedalaman. Mereka selama ini harus menyeberangi sungai dengan rakit atau berjalan kaki jauh untuk mengakses sekolah, pasar, dan puskesmas. Dengan adanya jembatan, akses mereka menjadi lebih mudah dan cepat. Ini adalah bentuk keadilan sosial yang nyata.

Allah SWT berfirman dalam surat Al-Maidah ayat 2, “Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa.” Membangun jembatan gantung adalah bentuk tolong-menolong dalam kebajikan. Pemerintah membantu rakyat yang kesulitan akses transportasi. Ini adalah investasi sosial yang sangat besar. Dengan jembatan, anak-anak bisa bersekolah, petani bisa membawa hasil panen ke pasar, dan ibu hamil bisa menjangkau puskesmas. Jembatan adalah penghubung kehidupan.

Fenomena daerah terpencil yang kekurangan infrastruktur masih sering terjadi di Indonesia. Banyak desa yang terisolir karena tidak ada akses jalan yang memadai. Akibatnya, mereka tertinggal dalam pembangunan. Program jembatan gantung adalah salah satu solusi untuk mengatasi masalah ini. Pemerintah harus terus mendorong pembangunan infrastruktur di seluruh Indonesia, termasuk di Papua, Kalimantan, dan Nusa Tenggara.

Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang membangun masjid karena Allah, maka Allah akan membangunkan baginya sebuah rumah di surga.” (HR. Bukhari dan Muslim). Membangun jembatan juga memiliki pahala yang besar. Jembatan adalah fasilitas umum yang digunakan oleh banyak orang. Setiap orang yang melintas di atasnya, akan mengalir pahala bagi yang membangunnya. Ini adalah sedekah jariyah yang sangat mulia.

Target 5.000 jembatan gantung adalah langkah yang sangat baik. Namun, pemerintah juga harus memastikan kualitas jembatan. Jangan sampai jembatan dibangun asal-asalan dan cepat rusak. Perawatan dan pemeliharaan juga harus diperhatikan. Jembatan harus aman dan nyaman digunakan oleh masyarakat.

Kesimpulannya, pembangunan 5.000 jembatan gantung adalah kabar baik bagi rakyat Indonesia. “Pemerintah target 5.000 jembatan gantung rampung dibangun akhir 2026.” Dukung program ini dan awasi pelaksanaannya. Semoga jembatan-jembatan ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat dan menghubungkan seluruh Indonesia. Jangan biarkan ada lagi rakyat yang terisolir!

 

Foto: PUPR

#JembatanGantung #Infrastruktur #Pemerintah #Rakyat #Akses #DaerahTercepat #KeadilanSosial #Pembangunan #SeskabTeddy #IndonesiaMaju
 
 

Sukai dan bagikan artikel ini

Komentar

0 tanggapan dari pembaca

Belum ada komentar untuk artikel ini.

Artikel menarik lainnya

Lanjutkan dengan membaca artikel menarik lainnya

Lihat semua