Doa Bersama untuk Kalbar Aman Damai dan Berkah [Episode 1]
Subhanhariadi Putra
7 jam yang lalu
VIVA - Kepala program nuklir Iran menegaskan bahwa negaranya tidak akan menyerahkan teknologi nuklir yang telah berhasil dikuasai, meskipun menghadapi tekanan dari negara-negara asing. Ia juga menyatakan tidak ada aturan hukum yang memberikan hak kepada negara lain untuk mencabut kemampuan teknologi tersebut dari Republik Islam Iran. Pernyataan itu disampaikan Mohammad Eslami, Kepala Organisasi Energi Atom Iran, dalam konferensi internasional bertajuk Ecocide: The Silent War Crime yang digelar di Teheran pada Minggu, sebagaimana dilaporkan kantor berita resmi Iran, IRNA. Dalam kesempatan tersebut, Eslami menuding Amerika Serikat menerapkan standar ganda dalam pengembangan teknologi nuklir. Ia mempertanyakan sikap Washington yang terus memperluas kemampuan nuklirnya sendiri, tetapi pada saat bersamaan berupaya membatasi akses Iran terhadap teknologi serupa. Eslami menegaskan bahwa Iran akan tetap melanjutkan program pengembangan energi nuklir untuk memenuhi kebutuhan listrik nasional. Ia menyebut Teheran berkomitmen merealisasikan rencana pembangunan kapasitas pembangkit listrik tenaga nuklir hingga mencapai 20.000 megawatt, meskipun negara itu menghadapi tekanan akibat perang.
#vivanewsdaily #iran #america #nuclear