Doa Bersama untuk Kalbar Aman Damai dan Berkah [Episode 1]
Subhanhariadi Putra
7 jam yang lalu
VIVA - Sebuah Rekaman CCTV yang dirilis Arab Saudi pada hari Minggu, 11 Oktober memperlihatkan detik-detik serangan yang menghantam Bandara Internasional King Khalid di Riyadh. Insiden yang terjadi sehari sebelumnya, hari Sabtu, 10 Oktober, dilaporkan menewaskan 13 orang dan menyebabkan lebih dari 300 lainnya mengalami luka-luka. Dalam tiga video yang beredar, terlihat sejumlah penumpang sedang mengantre, melewati pintu pemeriksaan keamanan, hingga duduk di ruang tunggu beberapa saat sebelum ledakan terjadi. Sesaat setelah ledakan, para penumpang tampak panik dan berusaha mencari tempat berlindung untuk menyelamatkan diri. Otoritas Penerbangan Sipil Arab Saudi sebelumnya menyatakan bahwa operasional bandara dihentikan setelah serangan pada 10 Oktober yang menyebabkan banyak orang terluka. Kelompok Houthi di Yaman, yang bersekutu dengan Iran, mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut. Dalam pernyataan yang disampaikan melalui siaran televisi pada Minggu (11 Oktober), juru bicara militer Houthi, Yahya Sarea, menyebut operasi tersebut mencakup serangan terhadap fasilitas minyak milik Saudi Aramco dan sebuah bandara di wilayah timur kerajaan. Pernyataan Houthi tersebut muncul sehari setelah kelompok itu mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh pada Sabtu (10 Oktober).
#vivanewsdaily #houthi #saudiarabia #yaman