Kembali ke semua artikel
5 Kemuliaan Sarah yang Jarang Diketahui
Muslimah Inspiratif 24 June 2026 4 menit baca

5 Kemuliaan Sarah yang Jarang Diketahui

Ditulis oleh Ovi Shofianur

Di balik kisah agung Nabi Ibrahim as., ada sosok perempuan luar biasa yang sering luput dari perhatian. Dialah Sarah, istri Nabi Ibrahim as., seorang perempuan salehah yang menjadi teladan kesabaran, keteguhan iman, dan pengorbanan dalam mendampingi perjuangan dakwah suaminya.

Banyak orang mengenal Sarah sebagai perempuan tercantik pada zamannya. Namun, kemuliaannya tidak hanya terletak pada paras yang memesona. Justru yang membuat namanya harum hingga kini adalah ketakwaan, kesetiaan, serta kedekatannya kepada Allah Swt.

Berikut lima fakta kemuliaan Sarah yang menjadikannya salah satu perempuan istimewa dalam sejarah Islam.

1. Termasuk Perempuan Tercantik yang Pernah Diciptakan
Sejumlah riwayat menyebutkan bahwa Sarah memiliki kecantikan yang luar biasa. Ibnu Abbas ra. meriwayatkan bahwa Allah Swt. membagi keindahan kepada manusia dalam beberapa bagian, dan Sarah mendapatkan porsi yang sangat besar.

Kecantikannya bahkan menjadi perbincangan di berbagai negeri yang pernah ia singgahi bersama Nabi Ibrahim as. Namun, yang menarik, para ulama menjelaskan bahwa keistimewaan Sarah bukan hanya soal fisik.

Paras yang indah itu berpadu dengan akhlak yang mulia dan keimanan yang kuat. Karena itulah, kecantikannya tidak menjadi sumber kesombongan, melainkan ujian yang dihadapinya dengan penuh kesabaran.

2. Setia Mendampingi Dakwah Nabi Ibrahim as.
Saat Nabi Ibrahim as. menghadapi penolakan kaumnya, berhijrah meninggalkan kampung halaman, hingga berpindah dari satu negeri ke negeri lain demi mempertahankan tauhid, Sarah selalu berada di sisinya.

Ia termasuk orang pertama yang beriman kepada dakwah Nabi Ibrahim as. ketika banyak orang justru menentangnya.

Dalam berbagai riwayat disebutkan bahwa ketika Nabi Ibrahim as. meninggalkan Babilonia menuju Syam dan kemudian ke wilayah lain, Sarah tidak pernah meninggalkan perjuangan suaminya. Ia rela menghadapi kesulitan hidup demi mempertahankan keimanan kepada Allah Swt.

Kesetiaan seperti ini menjadi bukti bahwa Sarah bukan sekadar pendamping rumah tangga, tetapi juga partner perjuangan dalam dakwah.

3. Doanya Menyelamatkan Kehormatan dan Membuat Raja Zalim Tak Berdaya
Salah satu kisah paling terkenal tentang Sarah terjadi ketika ia dan Nabi Ibrahim as. memasuki Mesir yang dipimpin seorang raja zalim.

Mendengar kabar tentang kecantikan Sarah, sang penguasa berusaha membawanya ke istana. Namun Sarah tidak panik. Ia justru memohon perlindungan kepada Allah Swt.

Dalam hadis sahih yang diriwayatkan Abu Hurairah, Rasulullah saw. menceritakan bahwa setiap kali raja tersebut berusaha mendekati Sarah, Allah Swt. menimpakan gangguan sehingga ia tidak mampu menyentuhnya.

Sarah terus berdoa hingga akhirnya Allah Swt. menjaga kehormatannya dan menggagalkan niat buruk sang penguasa.

Kisah ini menunjukkan betapa kuatnya hubungan Sarah dengan Rabb-nya. Ketika tidak ada manusia yang mampu menolong, pertolongan Allah Swt. datang melalui doa yang tulus dan penuh keyakinan.

4. Rela Berkorban Demi Harapan Lahirnya Generasi Penerus Dakwah
Salah satu kemuliaan Sarah yang jarang dibahas adalah pengorbanannya ketika ia belum dikaruniai anak dalam usia yang sudah lanjut.

Dalam sejumlah kisah yang masyhur, Sarah justru mendorong Nabi Ibrahim as. untuk menikahi Hajar agar lahir keturunan yang dapat melanjutkan perjuangan dakwah.

Keputusan seperti ini tentu tidak mudah bagi seorang istri. Namun Sarah memandang kepentingan dakwah dan masa depan umat lebih besar daripada kepentingan pribadinya.

Meski kemudian muncul rasa cemburu sebagai fitrah manusiawi, para ulama menjelaskan bahwa kecemburuan seorang perempuan bukanlah dosa selama tidak mendorong kepada kezaliman atau pelanggaran syariat.

Sikap Sarah menunjukkan bahwa perempuan salehah juga memiliki pergulatan batin, tetapi tetap berusaha menempatkan ketaatan kepada Allah Swt. di atas perasaannya.

5. Mendapat Kabar Gembira Langsung dari Allah Swt.
Kemuliaan terbesar Sarah adalah ketika Allah Swt. memberikan kabar gembira yang tampaknya mustahil menurut ukuran manusia.

Di usia yang sangat lanjut, ketika harapan memiliki anak hampir tidak ada, Allah Swt. mengutus malaikat untuk menyampaikan bahwa Sarah akan melahirkan Ishaq as.

Al-Qur’an mengabadikan momen ini dalam Surah Hud ayat 71-73. Sarah sempat terkejut karena merasa dirinya sudah tua. Namun Allah Swt. menunjukkan bahwa tidak ada yang mustahil bagi-Nya.

Dari keturunan Ishaq as. kemudian lahir para nabi Bani Israil. Dengan demikian, Sarah menjadi bagian dari mata rantai sejarah kenabian yang sangat agung.

Teladan Perempuan Beriman Sepanjang Zaman
Kisah Sarah mengajarkan bahwa kemuliaan seorang perempuan tidak hanya diukur dari kecantikan, harta, atau kedudukannya.

Yang membuat seseorang mulia di sisi Allah Swt. adalah keimanan, kesabaran, pengorbanan, dan keteguhannya dalam menjalani ujian hidup.

Sarah adalah bukti bahwa seorang perempuan dapat menjadi penopang dakwah, penjaga keluarga, sekaligus teladan ketakwaan bagi generasi setelahnya.

Dari Sarah, kita belajar bahwa doa yang tulus, kesetiaan kepada kebenaran, dan kesabaran menghadapi ujian akan selalu mendapatkan balasan terbaik dari Allah Swt.

 

Foto: Magnific

 

#Sarah #SitiSarah #IstriNabiIbrahim #KisahIslam #MuslimahInspiratif #TeladanMuslimah #SejarahIslam #KajianIslam #InspirasiHidup #PerempuanMulia

Sukai dan bagikan artikel ini

Komentar

0 tanggapan dari pembaca

Belum ada komentar untuk artikel ini.

Artikel menarik lainnya

Lanjutkan dengan membaca artikel menarik lainnya

Lihat semua