Kembali ke semua artikel
Anak Mulai Iri Lihat Sosmed Teman? Lakukan 3 Hal Ini
Parenting 19 June 2026 3 menit baca

Anak Mulai Iri Lihat Sosmed Teman? Lakukan 3 Hal Ini

Ditulis oleh Ovi Shofianur

Pernahkah kamu melihat anak tiba-tiba cemberut atau mendadak minta dibelikan mainan mahal setelah melihat unggahan temannya di Instagram atau TikTok?

Di era digital ini, anak-anak kita begitu mudah terpapar pusaran konten mewah. Mulai dari liburan ke luar negeri, baju baru, hingga mainan hype yang berseliweran di timeline mereka.

Melihat dunia luar yang tampak selalu bersenang-senang sering kali memicu rasa iri dan tidak puas pada diri anak. Sebagai orang tua, kita tidak bisa sepenuhnya mengunci mereka dari dunia digital. Namun, kita punya peran besar untuk membentengi mental mereka agar tidak mudah goyah oleh apa yang tampak di layar kaca.

1. Edukasi Anak Bahwa Media Sosial Hanyalah "Panggung Sandiwara"
Langkah pertama yang paling krusial adalah mengajak anak berdiskusi tentang realitas media sosial. Anak-anak perlu memahami bahwa apa yang mereka lihat di internet hanyalah potongan kecil kehidupan yang sudah disaring dengan rapi.

Jelaskan bahwa orang hanya mengunggah saat mereka senang, tertawa, atau memakai barang baru. Padahal ada realitas di balik layar: Di balik foto liburan yang indah, pasti ada momen lelah, menangis, atau bahkan pertengkaran yang tidak pernah kamera rekam.

Saat anak paham bahwa media sosial bukanlah gambaran utuh dari kenyataan, mereka akan belajar untuk tidak menelan mentah-menthe apa yang mereka lihat.

2. Alihkan Fokus dari Layar ke Dunia Nyata
Rasa iri biasanya tumbuh subur saat anak-anak punya terlalu banyak waktu luang untuk scrolling tanpa arah. Kita bisa membantu mereka memutus rantai tersebut dengan menciptakan momen-momen seru di dunia nyata.

Ajak anak melakukan aktivitas fisik yang melibatkan interaksi langsung, seperti bersepeda, memasak bersama, atau menekuni hobi baru. Ketika anak merasa bahagia dan sibuk dengan kehidupan nyatanya, keinginan untuk membandingkan diri dengan pencapaian atau kepemilikan orang lain di media sosial akan berkurang dengan sendirinya.

3. Tanamkan Rasa Syukur dan Ajaran Islam Sejak Dini
Sifat iri hati atau hasad adalah hal yang sangat dihindari dalam Islam. Rasulullah saw. pernah berpesan kepada kita untuk selalu melihat ke bawah dalam urusan duniawi, agar kita tidak meremehkan nikmat yang telah Allah Swt. berikan kepada kita.

Kita bisa melatih anak untuk menulis gratitude journal atau sekadar membiasakan mereka menyebutkan tiga hal yang mereka syukuri setiap malam sebelum tidur.

Dengan mengajarkan anak untuk fokus pada apa yang mereka miliki—bukan pada apa yang dimiliki orang lain—kita sedang menanamkan fondasi mental yang kuat, tangguh, dan penuh kedamaian di hati mereka.

 

Foto: Magnific

 

#MendidikAnak #BijakSosmed #StopIriHati #ParentingMilenial #GenZParenting #KesehatanMentalAnak #EdukasiDigital #BersyukurSetiapHari #KeluargaBahagia #TipsParenting

Sukai dan bagikan artikel ini

Komentar

0 tanggapan dari pembaca

Belum ada komentar untuk artikel ini.

Artikel menarik lainnya

Lanjutkan dengan membaca artikel menarik lainnya

Lihat semua