Kembali ke semua artikel
Traveling Bukan Sekadar 'Healing' dan Buang Uang, Ternyata Begini Perspektif Islam!
Gaya Hidup Halal 02 May 2026 3 menit baca

Traveling Bukan Sekadar 'Healing' dan Buang Uang, Ternyata Begini Perspektif Islam!

Ditulis oleh Ovi Shofianur

Di tengah tren revenge travel dan menjamurnya konten staycation di media sosial, Milenial dan Gen Z sering kali terjebak dalam dilema: apakah traveling hanya sekadar pemborosan? Banyak yang menganggap jalan-jalan hanya cara untuk "buang-buang uang" demi konten estetik.

Namun, bagi umat muslim, traveling atau safar ternyata memiliki kedudukan yang jauh lebih tinggi dari sekadar liburan. Bukan cuma soal healing, Islam memandang perjalanan sebagai ibadah, sarana edukasi, bahkan perintah langsung dari Sang Pencipta.

Kenapa Islam Menyuruh Kita 'Keluar Rumah'?
Tahukah kamu? Allah Swt. menyebutkan pentingnya bepergian atau menjelajahi bumi dalam banyak ayat Al-Qur'an. Ada sejumlah ayat yang memotivasi umat manusia untuk melakukan outing, gathering, atau safar.

Islam tidak ingin umatnya memiliki wawasan yang sempit. Kita didorong untuk melihat dunia agar:

1. Membuka Cakrawala: Dengan melihat keberagaman suku, tradisi, dan alam, kematangan berpikir kita akan lebih teruji.
2. Mengambil Pelajaran (Ibrah): Traveling adalah cara terbaik melihat sisa-sisa peradaban masa lalu dan memahami bagaimana kesudahan orang-orang terdahulu.
3. Meningkatkan Rasa Syukur: Menjelajahi keindahan bumi Allah akan membuat kita sadar betapa kecilnya manusia dan betapa luasnya kuasa Tuhan.

Traveling Adalah Investasi Spiritual, Bukan Pemborosan
Jika traveling dilakukan dengan niat yang benar, setiap rupiah yang dikeluarkan berubah menjadi nilai ibadah. Berikut adalah alasan mengapa traveling dalam Islam adalah investasi:

1. Perjalanan Sebagai Sarana Ibadah
Puncak dari traveling dalam Islam adalah menunaikan Haji dan Umrah ke Makkah dan Madinah. Namun, perjalanan ke belahan bumi lain pun bisa bernilai ibadah jika tujuannya adalah untuk tadabbur alam, menyambung silaturahmi, atau bahkan berdakwah.

2. Keamanan dalam Berjamaah
Rasulullah saw. memberikan tips agar traveling kita nyaman dan berkah. Salah satunya adalah anjuran untuk tidak bepergian sendirian. Dalam hadis riwayat Abu Dawud, disebutkan bahwa bepergian bertiga atau lebih akan lebih terjaga dari gangguan setan.

Pro Tip: Islam menyarankan untuk menunjuk satu orang sebagai pemimpin rombongan (amirul safar) agar perjalanan lebih terorganisir dan minim konflik.

3. Meninggal dalam Perjalanan Baik Adalah Syahid
Karena bepergian dengan tujuan baik dianggap sebagai ibadah, Islam memberikan apresiasi luar biasa. Rasulullah menyebutkan bahwa mereka yang meninggal dalam perjalanan di jalan Allah—termasuk saat melakukan perjalanan yang bermanfaat dan bukan maksiat—dihitung sebagai mati syahid.

Tips Traveling Syar'i untuk Gen Z
Agar traveling-mu tidak sekadar jadi "buang-buang uang", coba terapkan mindset berikut:

  • Niatkan untuk Tadabbur: Sebelum booking tiket, niatkan untuk melihat kebesaran Allah.
  • Perhatikan Etika Lokal: Pelajari uruf atau tradisi setempat sebagai bentuk penghormatan terhadap sesama manusia.
  • Bawa Perlengkapan Ibadah: Jangan sampai hunting foto membuat kita lupa waktu salat. Persiapkan hijab yang nyaman dan alat salat yang travel-friendly.

Traveling dalam Islam adalah cara untuk mengoptimalkan potensi diri dan iman. Dunia ini diciptakan Allah sangat luas untuk dijelajahi, bukan hanya untuk dilihat melalui layar smartphone. Jadi, selama finansialmu mencukupi dan tujuannya positif, jangan ragu untuk melangkah. Traveling bukan tentang kehilangan uang, tapi tentang mendapatkan perspektif hidup yang tidak bisa dibeli di mana pun.

Mari kita berdoa: "Ya Allah, anugerahilah kami kemampuan dan kemudahan untuk mengunjungi banyak tempat di muka bumi ini sebagai sarana bersyukur kepada-Mu."

 

Foto: Ilustrasi dua sahabat traveling dengan gembira. (Magnific)

 

#TravelingIslami #TadabburAlam #SelfDevelopment #WisataReligi #MuslimTraveler #GenZBerhijrah #HealingHalal #SafarIbadah #WawasanIslam #KeluargaSakinah

Sukai dan bagikan artikel ini

Komentar

0 tanggapan dari pembaca

Belum ada komentar untuk artikel ini.

Artikel menarik lainnya

Lanjutkan dengan membaca artikel menarik lainnya

Lihat semua