Terinspirasi sosok Buya Hamka, Ustadz Ahmad Jafar Dalami Ilmu Jurnalistik Demi Perluas Jangkauan Dakwah Digital
BONE – Meneladani rekam jejak Buya Hamka sebagai ulama yang juga aktif di dunia kewartawanan dan sastra, Pimpinan Pondok Pesantren Modern Daarul Qur'an Pajalele Bone, Ustadz Ahmad Jafar, berpartisipasi dalam pelatihan Certified Indonesian Journalist pada Selasa, 15 September 2026. Acara sertifikasi ini diinisiasi oleh AR Learning Center yang bergandengan tangan dengan Media Suara Utama.
Pendiri Media Suara Utama, Andre Hariyanto, hadir langsung sebagai pemateri utama dalam agenda tersebut.
Langkah Ustadz Ahmad Jafar bergabung dalam pelatihan ini menjadi strategi penting untuk menguatkan dakwah berbasis digital dan mendongkrak literasi media di kalangan santri maupun masyarakat muslim. Lewat pemahaman jurnalistik, syiar agama tidak lagi terbatas pada ceramah lisan, melainkan dapat dituangkan ke dalam bentuk berita, tulisan opini, hingga unggahan media sosial yang teruji, memikat, dan berstandar profesional.
Upaya tersebut menjadi bentuk pembaruan metode dakwah tradisional agar tetap selaras dengan perkembangan zaman dan diminati kaum muda. Di samping mengasah kemampuan menyebarkan syiar yang akurat, kegiatan ini dirancang untuk membentengi publik dari gempuran informasi hoax.
Sepanjang sesi pelatihan, seluruh peserta mempelajari materi dasar tentang kelayakan berita, tatacara penulisan, teknik wawancara, serta kode etik jurnalistik agar karya yang dihasilkan memenuhi kaidah pers.
Usai merampungkan kegiatan, Ustadz Ahmad Jafar mengimbau para dai dan penggerak dakwah lainnya untuk ikut mengasah kemampuan menulis melalui pelatihan sejenis. Beliau menekankan bahwa penguasaan media dan jurnalistik adalah bekal vital bagi para pendakwah saat ini agar pesan-pesan Islam mampu menembus batas ruang publik digital secara cerdas, sejuk, dan mencerahkan.