Siapa yang tidak ingin memperbanyak ibadah sunnah? Namun, tahukah kita bahwa Gus Baha menganjurkan agar tidak memaksakan diri melaksanakan shalat sunnah setiap hari? Pandangan ini merujuk pada sebuah riwayat sahabat Nabi Muhammad SAW yang sempat merasa keberatan jika ada ibadah sunnah yang dijalankan terlalu khusyuk hingga mengalahkan ibadah wajib. Ini adalah nasihat yang sangat penting untuk menjaga keseimbangan dalam beribadah.

Gus Baha mengungkapkan alasan menarik di balik imbauannya agar umat Muslim tidak perlu memaksakan diri melaksanakan shalat sunnah setiap hari. Pandangan ini merujuk pada sikap sahabat Rasulullah SAW, Abdullah bin Mas'ud, yang melarang kalangan tabi'in yang melaksanakan shalat Dhuha secara terus-menerus setiap hari. "Dulu Abdullah bin Mas’ud, kalau ada tabi’in yang shalat dhuha setiap hari itu didatangi dan dimarahi, ‘seminggu sekali saja, jangan setiap hari’," ungkap Gus Baha. Bahkan, sahabat Nabi tersebut merasa tersinggung jika porsi kekhusyukan ibadah sunnah justru melebihi shalat wajib.

Dikutip dari tvonenews.com, Gus Baha menilai kekhusyukan yang melampaui batas dalam beribadah berpotensi menimbulkan dampak negatif. Ibadah yang dilakukan secara berlebihan dikhawatirkan membuat seseorang terjebak dalam prasangka telah menerima pesan gaib atau petunjuk tak berdasar. "Makanya kalian jangan khusyuk berlebihan. Makanya kayak Mustofa itu saya larang, kalau shalat tahajud setiap malam, karena terlalu banyak pembisik," jelas Gus Baha. "Sebab orang yang mengaku Nabi itu juga sering tahajud," sambungnya. Ini adalah peringatan bahwa kesalehan yang berlebihan bisa menjadi jebakan setan.

Bayangkan, jika kita terlalu fokus pada ibadah sunnah hingga mengabaikan ibadah wajib, atau sampai merasa mendapatkan wangsit (pesan gaib) karena sering shalat tahajud, maka itu adalah hal yang sangat berbahaya. Gus Baha mencontohkan, "Jadi zaman akhir itu, tambah khusyuk tambah bahaya. Yang mengaku Nabi di Jombang itu, sering shalat tahajud apa tidak?" Akibat sering tahajud, akhirnya dia mengira dapat wangsit. Tapi kalau kita mendengkur (tidur) kan tidak akan dapat wangsit," imbuhnya. Ini adalah nasihat yang sangat bijak untuk menjaga kita dari kesombongan spiritual.

Meski begitu, Gus Baha mengapresiasi fenomena akhir zaman ini, di mana banyak umat yang mampu menjaga istiqomah dalam menunaikan ibadah sunnah. Namun, beliau mengingatkan agar kita tidak berlebihan. Yang terpenting adalah menjaga keseimbangan dan tidak sampai mengabaikan kewajiban utama. Jadikan ibadah sunnah sebagai pelengkap, bukan sebagai pengganti atau bahkan pesaing ibadah wajib. Semoga kita semua diberikan pemahaman yang benar dalam beribadah. Aamiin.

#GusBaha #ShalatSunnah #Tahajud #Dhuha #Ibadah #Khusyuk #Keseimbangan #Islam #Nasihat #MotivasiIbadah