Siapa yang tidak kagum dengan keberanian dan kesiapan Iran menghadapi kekuatan super dunia? Iran dengan tegas menyatakan siap menghadapi konflik berkepanjangan dengan Amerika Serikat. Penasihat utama komandan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), Mohammad Reza Naqdi, mengatakan bahwa sikap ini diambil untuk menciptakan efek jera bagi musuh. "Kita harus mencapai efek jera agar musuh tidak berani menyerang kami, sehingga kami dapat hidup dengan aman," ujarnya. Ini adalah pernyataan yang sangat berani dan menunjukkan bahwa Iran telah mempersiapkan diri secara matang.

Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan AS. Pada 18 Juni lalu, Iran dan AS telah menandatangani nota kesepahaman untuk mengakhiri konflik. Namun, pada 8 Juli, Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa gencatan senjata tersebut tidak lagi berlaku. Iran pun merespons dengan menutup Selat Hormuz, jalur pelayaran minyak terpenting di dunia, hingga berakhirnya campur tangan AS di kawasan tersebut. Iran menunjukkan bahwa mereka tidak akan tinggal diam dan siap menghadapi segala kemungkinan.

Dikutip dari tvonenews.com, Naqdi juga menyatakan bahwa angkatan bersenjata AS ternyata lebih lemah daripada yang diperkirakan Iran. Ini adalah keyakinan yang menunjukkan bahwa Iran tidak gentar dan percaya pada kekuatan sendiri. Mereka bahkan siap memperpanjang perang ini hingga masa jabatan presiden berikutnya untuk menimbulkan kerugian yang signifikan bagi musuh, sehingga tidak ada pihak lain yang berani menyerang Iran di masa depan.

Kisah ini adalah pelajaran berharga bagi Indonesia dan negara-negara Muslim lainnya. Ketangguhan Iran dalam mempersiapkan diri untuk berperang melawan negara manapun selama mungkin harus menjadi contoh. Kita tidak boleh selalu bergantung pada kekuatan asing atau mengandalkan diplomasi yang lemah. Persiapan militer dan pertahanan yang kuat adalah kunci untuk menjaga kedaulatan dan martabat bangsa. Iran telah menunjukkan bahwa dengan persiapan yang matang dan tekad yang kuat, sebuah negara bisa menghadapi kekuatan adidaya sekalipun. Semoga Indonesia dan negara-negara Muslim lainnya bisa belajar dari ketegasan Iran. Aamiin.

 

FOTO ILUSTRASI/Rudal IRGC Iran/Hossein Abdollah Asl/Tasnim News Agency

#Iran #AS #KonflikPanjang #IRGC #Kedaulatan #Ketahanan #Perang #SelatHormuz #Indonesia #MuslimBersatu