Setiap orang pasti pernah mendengar suara merdu adzan yang menggema dari masjid-masjid di seluruh dunia. Namun, sudahkah kita meresponsnya dengan benar? Atau justru kita sering mengabaikannya, menganggap adzan hanya sebagai pengingat waktu yang biasa saja? Padahal, di balik panggilan suci ini, terdapat amalan sederhana yang bisa mendatangkan keutamaan luar biasa, termasuk syafaat dari Rasulullah SAW di hari kiamat.

Adzan adalah panggilan utama untuk segera menunaikan shalat fardhu, kewajiban yang hukumnya mutlak bagi setiap muslim. Namun, selain itu, umat Islam sangat dianjurkan untuk merespons adzan dan membaca doa setelahnya. Amalan ini berstatus sunnah mu'akkadah, yang berarti sangat dianjurkan. Ada banyak berkah dan keutamaan di balik amalan ini, di antaranya adalah jaminan syafaat dari Nabi Muhammad SAW, pelebur dosa, ruang dikabulkannya doa, serta ganjaran pahala yang melimpah.

Dikutip dari viva.co.id, ada doa yang sangat indah untuk dibaca setelah adzan. Doa ini berbunyi: "Allâhumma Rabba hâdzihid-da'watit-tâmmati, wash-shalâtil-qâimati, âti sayyidanâ Muḫammada nil-wasîlata wal fadlîlata wad darajatar rafî'ah, wab'ats-hu maqâman maḫmûdani-lladzî wa'adtah, innaka lâ tukhliful-mî'âd." Artinya, "Ya Allah Tuhan yang memiliki seruan yang sempurna dan shalat yang tetap didirikan, karuniailah Nabi Muhammad wasilah (tempat yang luhur), keutamaan, dan derajat yang tinggi. Tempatkanlah beliau pada kependudukan yang terpuji yang telah Kau Janjikan. Sungguh Engkau tiada menyalahi janji, wahai dzat yang paling Penyayang."

Bayangkan, dengan mengucapkan doa ini setelah adzan, kita sedang memohon kepada Allah agar memberikan derajat yang tinggi kepada Nabi Muhammad SAW. Dan sebagai balasannya, Rasulullah SAW akan memberikan syafaat kepada kita di hari kiamat. Ini adalah pertukaran yang sangat menguntungkan. Kita hanya perlu meluangkan beberapa detik untuk membaca doa, tetapi ganjarannya sangat besar dan kekal.

Sayangnya, banyak dari kita yang masih abai terhadap amalan ini. Kita sibuk dengan aktivitas sehari-hari, sehingga ketika adzan berkumandang, kita hanya diam atau bahkan terus melanjutkan aktivitas tanpa merespons. Padahal, jika kita tahu betapa besarnya keutamaan yang terkandung di dalamnya, pasti kita akan berlomba-lomba untuk mengamalkannya. Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa yang mendengar adzan lalu mengucapkan doa seperti ini, maka ia akan mendapatkan syafaatku" (HR. Bukhari).

Kisah ini juga mengajarkan kita untuk tidak meremehkan amalan-amalan sunnah yang terlihat sepele. Terkadang, kita lebih fokus pada ibadah wajib dan mengabaikan yang sunnah, padahal amalan sunnah bisa menjadi penambah pahala dan penyempurna kekurangan dalam ibadah wajib. Dengan mengamalkan doa setelah adzan, kita menunjukkan rasa cinta dan penghormatan kita kepada Rasulullah SAW, serta mengharapkan syafaatnya di akhirat kelak.

Selain membaca doa, ada beberapa adab yang perlu diperhatikan saat adzan berkumandang. Pertama, kita disunnahkan untuk mengulangi bacaan adzan seperti yang diucapkan oleh muadzin. Kedua, setelah selesai, kita membaca doa di atas. Ketiga, membaca shalawat kepada Nabi SAW setelah doa. Keempat, memohon kepada Allah agar diberikan wasilah kepada Nabi SAW. Kelima, memperbanyak doa pada saat antara adzan dan iqamah, karena waktu tersebut adalah waktu mustajab untuk berdoa.

Semoga kita semua tidak lagi menyia-nyiakan keutamaan adzan. Jadikan setiap panggilan shalat sebagai momen untuk mendekatkan diri kepada Allah dan mendapatkan syafaat Rasulullah SAW. Mulai sekarang, biasakan diri untuk merespons adzan dengan penuh perhatian dan membaca doa dengan khusyuk. Karena amalan kecil ini bisa menjadi penentu kebahagiaan kita di dunia dan akhirat. Aamiin.

 

Ilustrasi: Gemini AI

#DoaSetelahAdzan #KeutamaanAdzan #SyafaatRasulullah #AmalanSunnah #PanggilanShalat #DoaMustajab #RasulullahSAW #PahalaBerlimpah #IbadahSeharihari #KebahagiaanDuniaAkhirat