Kembali ke Home

Bagaimana langkah kita agar istikamah dalam melaksanakan qanaah? | DAMAI INDONESIAKU

Ceramah dan Tausiyah 07 Jul 2026 Oleh Subhanhariadi Putra

Deskripsi Video

Hampir semua dari kita sepakat bahwa kata qanaah (merasa cukup) and sabar sangat mudah diucapkan di lisan, namun teramat berat and menantang saat harus diimplementasikan dalam kehidupan nyata. Mengapa konsistensi atau keistikamahan dalam bersyukur itu begitu sulit dirawat? Pertanyaan berbobot ini diajukan oleh Kang Jajang Eris Hermana, seorang alumni UIN Sunan Gunung Jati asal Antapani, dalam program Damai Indonesiaku tvOne di Bandung. Ustaz Deban merespons pertanyaan sang murid dengan pendekatan ilmu tasawuf yang mendalam namun dikemas dengan humor segar yang mencairkan suasana. Beliau mengawali dengan kelakar akronim Antapani ("Antara cinta tapi teu wani") and istilah istikamah versi rumah tangga ("Ikatan suami tertekan istri"). Secara esensial, beliau menegaskan kaidah para ulama: "Al-istiqamatu khairun min alfi karamah" (Istikamah itu jauh lebih baik daripada seribu karamah). Untuk bisa istikamah dalam qanaah, beliau menjelaskan bahwa jiwa kita memerlukan proses latihan spiritual (riyadhah) yang bertahap, persis seperti analogi anak kecil yang belajar mengeja huruf hijaiyah sebelum lancar membaca Al-Qur'an. Berdasarkan kacamata tasawuf, Ustaz Deban membagikan 2 pilar utama: Menemukan Guru Mursyid (Suri Teladan): Kita tidak bisa istikamah hanya bermodalkan teori visual atau lisan; kita butuh sosok guru spiritual yang telah mempraktikkan sifat qanaah and ketawaduan dalam hidupnya untuk kita teladani jalurnya. Kualitas Lingkungan (Circle Pertemanan): Beliau memberikan perumpamaan psikologis yang sangat riil tentang 4 santri dalam satu kamar. Jika 3 santri rajin bangun salat tahajud and 1 santri tidur, maka yang tidur akan merasa malu and tergerak untuk ikut bangun. Sebaliknya, jika yang tahajud hanya sendiri, ia rentan kalah and ikut terlelap bersama mayoritas. Video ini menjadi panduan tegas bahwa konsistensi iman and sifat merasa cukup sangat bergantung pada kepada siapa kita berguru and dengan siapa kita berteman.

#DamaiIndonesiaku #tvOne #UstazDeban #Qanaah #IstiqomahHijrah #IlmuTasawuf #RiyadhahJiwa #GuruMursyid #AlIstiqomatuKhairunMinAlfiKaromah #Tawadu #SantriAlIhsan #KamarSantri #SalatTahajud #PengaruhTeman #KajianBandung #Antapani #UINBandung #UINSunanGunungJati #MasjidAlIqomah #JajangKajian #ManajemenQolbu #MentalHijrah #PembersihJiwa #UlamaSunda #NgajiYuk #SiramanRohani #tvOneNews #UmatIslam #GenerasiSyukur #TanyaUstaz

Live streaming di : ‎https://www.youtube.com/ ⁨@Damaiindonesiakutvone⁩ ‎https://www.youtube.com/ ⁨@damaiindonesiakuid⁩ ‎ ‎Simak berbagai konten religi Islam lainnya hanya di: ‎https://damaiindonesiaku.id/ ‎ ‎damaiindonesiakutvone ‎damaiindonesiaku.id ‎ ‎Saksikan live streaming tvOne hanya di https://www.tvonenews.com/live

Komentar (0)

Jadilah yang pertama berkomentar.