Kembali ke semua artikel
Kadaker Madinah Apresiasi Disiplin Jemaah Haji Indonesia, Pastikan Semua Dapat Kesempatan Masuk Raudah
Kabar Haji 21 June 2026 3 menit baca

Kadaker Madinah Apresiasi Disiplin Jemaah Haji Indonesia, Pastikan Semua Dapat Kesempatan Masuk Raudah

Ditulis oleh Subhanhariadi Putra

MADINAH – Kedisiplinan jemaah haji Indonesia kembali mendapat apresiasi dari Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi. Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Madinah, Khalilurrahman, menilai kepatuhan jemaah selama menjalani ibadah di Kota Nabi menjadi salah satu faktor penting yang mendukung kelancaran operasional haji 2026.

Apresiasi tersebut disampaikan saat melepas kepulangan jemaah haji Kloter LOP 15 Embarkasi Lombok dari Sektor 5 Madinah, Sabtu (20/6/2026).

Menurut Khalilurrahman, jemaah Indonesia menunjukkan sikap tertib sejak menjalankan ibadah di Masjid Nabawi, mengikuti jadwal ziarah ke Raudah, hingga mempersiapkan diri untuk kembali ke Tanah Air.

"Jemaah haji sudah mendapatkan pelayanan selama berada di Madinah, baik layanan konsumsi, transportasi, dan juga akomodasi, termasuk yang paling penting adalah mereka semua telah berziarah ke Raudah Asy-Syarif dan juga berziarah ke makam Baginda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam," ujarnya.

Untuk mendukung proses kepulangan, Daker Madinah menyiapkan 19 bus yang akan mengantarkan jemaah menuju Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah. Koordinasi dengan otoritas bandara dan maskapai juga terus dilakukan guna memastikan proses keberangkatan berjalan lancar dan nyaman.

Khalilurrahman secara khusus mengapresiasi ketertiban jemaah saat melaksanakan ibadah di Raudah. Menurutnya, jemaah mampu mengikuti arahan petugas kloter, sektor, maupun petugas Sektor Khusus Masjid Nabawi dengan baik sehingga proses masuk ke area taman surga tersebut berlangsung aman dan tertib.

"Kami memberikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada jemaah haji Indonesia karena sudah melakukan kunjungan ke Raudah dengan tertib, rapi, terkoordinir dengan baik, dan tidak berdesak-desakan," katanya.

Kedisiplinan serupa juga terlihat dalam persiapan kepulangan. Mayoritas jemaah dinilai telah mematuhi berbagai ketentuan penerbangan, termasuk aturan mengenai barang bawaan yang diperbolehkan masuk ke bagasi maupun kabin pesawat.

"Alhamdulillah jemaah haji luar biasa patuh terhadap ketentuan-ketentuan penerbangan sipil yang sudah disampaikan oleh maskapai dan juga petugas haji yang ada di sektor maupun daker," ungkapnya.

Meski proses pemulangan berjalan lancar, Khalilurrahman mengingatkan jemaah agar tetap menjaga kondisi kesehatan. Suhu udara di Madinah yang masih berkisar 45 derajat Celsius dinilai berpotensi memicu kelelahan dan dehidrasi, terutama bagi jemaah lanjut usia dan penyandang disabilitas.

Ia meminta jemaah tidak memaksakan diri beraktivitas di luar ruangan apabila kondisi fisik tidak memungkinkan.

"Jemaah jangan memaksakan diri kalau seandainya dalam kondisi tidak memungkinkan untuk salat di Masjid Nabawi," ujarnya.

Menjelang keberangkatan, jemaah juga diminta memperhatikan ketentuan berat dan isi koper sesuai aturan maskapai. Penimbangan koper bagasi dilakukan dua hari sebelum jadwal penerbangan untuk memastikan seluruh barang bawaan memenuhi standar keselamatan penerbangan.

Sementara itu, bagi jemaah gelombang kedua yang belum mendapatkan jadwal masuk Raudah, Khalilurrahman memastikan seluruhnya tetap akan memperoleh kesempatan beribadah di lokasi tersebut.

"Kita sudah mendapatkan tasrih Raudah melebihi jumlah jemaah haji gelombang kedua. Semuanya akan dapat," tegasnya.

Ia juga mengimbau jemaah untuk selalu membawa perlengkapan pelindung diri seperti payung, masker, kacamata, dan air minum saat beraktivitas di luar ruangan guna mengantisipasi cuaca panas ekstrem.

Selain itu, jemaah diingatkan untuk menyimpan sandal di dalam kantong plastik dan membawanya saat masuk ke Masjid Nabawi agar tidak tertukar atau hilang.

Dengan masih berlangsungnya fase pemulangan gelombang kedua, PPIH berharap kedisiplinan dan kepatuhan jemaah terus terjaga sehingga seluruh rangkaian operasional haji 2026 dapat berjalan lancar hingga kloter terakhir kembali ke Indonesia.

Aditya Nugroho - Media Center Haji 2026

Sukai dan bagikan artikel ini

Komentar

0 tanggapan dari pembaca

Belum ada komentar untuk artikel ini.

Artikel menarik lainnya

Lanjutkan dengan membaca artikel menarik lainnya

Lihat semua