Persiapkan yang Terburuk, Bedakan Pesimis dan Realistis| Ustaz Fauzan Hidayatullah-Damai Indonesiaku
Subhanhariadi Putra
7 jam yang lalu
religiOne - Sering kali seseorang sulit membedakan antara sikap pesimis (su'udzon) dengan sikap realistis dalam menghadapi kemungkinan terburuk dalam hidup. Pesimis lahir dari keraguan akan rahmat Allah SWT yang mematikan semangat ikhtiar dan memicu rasa putus asa. Sebaliknya, sikap realistis merupakan bentuk kesiapsiagaan (i'dad) dan kehati-hatian (ihthiyath) yang diajarkan dalam Islam untuk memperhitungkan segala risiko, lalu memitigasinya dengan ikhtiar terbaik serta kepasrahan total (tawakal). Memahami garis tipis antara pesimis dan realistis menjadi kunci penting agar seorang Muslim tetap berprasangka baik (husnudzon) kepada Allah, namun tetap matang dalam bersiap menghadapi berbagai skenario ujian kehidupan.