Kembali ke semua artikel
Salat di Rumah Sah, Kenapa Laki-Laki Dianjurkan ke Masjid?
Ibadah 01 July 2026 3 menit baca

Salat di Rumah Sah, Kenapa Laki-Laki Dianjurkan ke Masjid?

Ditulis oleh Ovi Shofianur

Banyak laki-laki muslim pernah mengalami situasi seperti ini. Waktu salat sudah masuk, pekerjaan belum selesai, jarak ke masjid cukup jauh, atau tubuh terasa lelah. Akhirnya muncul pertanyaan, apakah salat sendiri di rumah tetap boleh?

Jawabannya, boleh. Namun, menurut Ustaz Adi Hidayat, ada perbedaan besar antara salat yang sah dan salat yang memiliki keutamaan lebih besar.

Salat Sendiri Tetap Sah
Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa mayoritas ulama berpendapat salat berjemaah di masjid bagi laki-laki hukumnya sunnah muakkad, yakni sunnah yang sangat dianjurkan. Artinya, salat sendirian di rumah tetap sah dan tidak membuat seseorang berdosa hanya karena tidak berjemaah.

Meski demikian, terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama. Mazhab Hanafi berpendapat bahwa salat berjemaah di masjid menjadi wajib bagi laki-laki yang tidak memiliki uzur syar'i. Perbedaan pandangan ini menunjukkan satu hal. Semua mazhab sama-sama memuliakan salat berjemaah, hanya berbeda dalam menetapkan tingkat hukumnya.

Al-Qur'an Mengisyaratkan Pentingnya Berjemaah
Ada penjelasan menarik yang disampaikan Ustaz Adi Hidayat. Menurutnya, banyak ayat Al-Qur'an yang memerintahkan salat menggunakan bentuk jamak. Hal itu menjadi isyarat bahwa Islam sangat mendorong umatnya untuk menunaikan salat bersama.

Karena itulah Rasulullah saw. begitu sering mengajak para sahabat memenuhi panggilan azan. Bahkan, seseorang yang baru melangkahkan kaki menuju masjid sudah mulai mengumpulkan pahala sebelum salat dimulai.

Sahabat Tunanetra Pun Tetap Berusaha ke Masjid
Besarnya keutamaan salat berjemaah terlihat dari kisah Abdullah bin Ummi Maktum. Sahabat Nabi yang tunanetra itu tetap berusaha menghadiri salat berjemaah di masjid selama masih memungkinkan. Menurut Ustaz Adi Hidayat, ketika Allah tetap memerintahkan sebuah ibadah meski terasa berat dilakukan, biasanya di situlah tersimpan pahala yang sangat besar.

Ustaz Abdul Somad juga beberapa kali mengingatkan agar umat Islam tidak berhenti pada pertanyaan, "bolehkah salat di rumah?" Menurut beliau, salat berjemaah bukan hanya tentang pahala yang lebih banyak. Masjid juga menjadi tempat mempererat ukhuwah, saling mengenal sesama muslim, serta menghidupkan syiar Islam di tengah masyarakat.

Karena itu, selama tidak ada uzur seperti sakit, sedang dalam perjalanan, cuaca yang membahayakan, atau kondisi lain yang dibenarkan syariat, memenuhi panggilan azan adalah pilihan yang sebaiknya diutamakan.

Rasulullah saw. bersabda, "Salat berjemaah lebih utama daripada salat sendirian dengan dua puluh tujuh derajat." (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini menunjukkan bahwa persoalannya bukan semata-mata sah atau tidak sah. Yang sering terlupakan justru besarnya keutamaan yang mungkin hilang ketika seseorang memilih salat sendirian, padahal tidak ada halangan untuk datang ke masjid.

Dengan kata lain, salat di rumah memang boleh. Namun, jika Allah memberi kesehatan, waktu, dan kesempatan untuk memenuhi panggilan azan di masjid, itulah kesempatan meraih pahala yang jauh lebih besar.

 

Foto: Magnific (AI Generated)

 

#SalatBerjemaah #Masjid #UstazAdiHidayat #UstazAbdulSomad #Islam #KajianIslam #AmalanHarian #Fiqih #MuslimIndonesia #InspirasiIslam

Sukai dan bagikan artikel ini

Komentar

0 tanggapan dari pembaca

Belum ada komentar untuk artikel ini.

Artikel menarik lainnya

Lanjutkan dengan membaca artikel menarik lainnya

Lihat semua