Persaingan Menantu vs Mertua, Apa Solusinya? | Ustaz Encep Sehabudin - Damai Indonesiaku
Subhanhariadi Putra
5 jam yang lalu
religiOne - Ungkapan "Semoga lelah menjadi lillah" sering kali diucapkan sebagai kalimat penghibur saat tubuh dan pikiran dilanda keletihan akibat rutinitas pekerjaan serta perjuangan hidup. Namun, apakah cukup hanya dengan mengucapkannya di bibir agar seluruh rasa lelah kita otomatis dihitung sebagai pahala ibadah oleh Allah SWT? Atau ada kenyataan dan syarat hati yang sebenarnya harus kita penuhi agar ucapan tersebut bukan sekadar wacana dan pelipur lara semata? Dalam tayangan Damai Indonesiaku tvOne kali meyakinkan ini, Ustaz Zaki Mirza mengupas tuntas realita di balik kalimat tersebut, membedah batas antara lehal yang sia-sia dengan lelah yang benar-benar bernilai ridha di mata Sang Pencipta.