Bagaimana jika fitnah cucu karena lupa & dia bersumpah di atas Al-Qur'an? | Ustaz Fikri Haikal
Subhanhariadi Putra
3 jam yang lalu
religiOne - Mengetahui bahwa bersyukur itu penting adalah satu hal, namun melatih hati agar konsisten merasa cukup (qanaah) di tengah gempuran tren duniawi yang tiada habisnya adalah perjuangan yang berbeda. Sering kali, mata kita terlalu fokus melihat apa yang ada di tangan orang lain, hingga mengabaikan begitu banyak nikmat yang sudah Allah genggamkan di tangan kita sendiri. Jika dibiarkan, penyakit hati ini akan mengikis iman dan menjauhkan kita dari ketenangan hidup. Dalam tayangan Damai Indonesiaku tvOne kali ini, KH. Tata Sukayat hadir memberikan bimbingan spiritual mengenai kiat-kiat praktis dan langkah nyata untuk melatih jiwa agar tumbuh menjadi pribadi muslim yang pandai bersyukur dan selalu rida atas takdir Allah SWT.