Apa Bedanya Syair Istigfar Ulama, dan Lafaz Astagfirullahalazim Menurut Hadis Nabi?
Subhanhariadi Putra
2 jam yang lalu
Apa Bedanya Syair Istigfar Ulama, dan Lafaz Astagfirullahalazim Menurut Hadis Nabi? | INDAHNYA RAMADAN BERSAMA UAS Dalam kelanjutan dialog interaktif program Indahnya Ramadan tvOne, Ustaz Abdul Somad (UAS) meluruskan perbedaan mendasar antara berbagai macam redaksi istigfar yang berkembang di tengah umat. Beliau menjelaskan bahwa zikir beralunan syahdu yang dibahas sebelumnya merupakan untaian syair yang disusun khusus oleh para ulama terdahulu. Sementara itu, ucapan Astagfirullah atau Astagfirullahaladzim yang lazim diucapkan sehari-hari bersumber langsung dari sunah dan hadis sahih Rasulullah SAW. UAS mengurutkan tingkatan lafaz istigfar dari yang terpendek hingga yang paling lengkap, yaitu Sayyidul Istigfar (induk istigfar). Di sela penjelasan, beliau juga menanggapi fenomena unik masyarakat yang kerap mengucap istigfar dengan nada membentak saat emosi, di mana ekspresi kemarahan justru beradu dengan kalimat pemohon ampunan. Lebih jauh, UAS membedah bahaya mentalitas "STMJ" (Salat Terus Maksiat Jalan) yang dipicu oleh salah kaprah terhadap sifat Maha Pengampun Allah, seraya menegaskan tiga rukun taubat nasuha menurut sahabat Ibnu Abbas: penyesalan mendalam di hati (an-nadamu fil qalbi), ikrar lisan (al-iqraru bil lisan), serta tekad kuat untuk tidak mengulangi maksiat tersebut selamanya. Pada paruh kedua, diskusi semakin hangat saat menanggapi keraguan seorang jemaah yang takut beristigfar karena khawatir akan terjerumus kembali ke dalam lubang dosa yang sama, bahkan sempat terpikir untuk menunda taubat hingga menjelang ajal menjemput. Secara lugas, UAS meluruskan pola pikir keliru tersebut dengan mengingatkan bahwa dasar dalam beragama adalah mengikuti tuntunan Nabi SAW, bukan sekadar logika atau spekulasi pikiran sendiri. Rasulullah SAW yang sudah dijamin maksum (bebas dari dosa) saja rutin membaca istigfar dan bertaubat minimal 100 kali dalam sehari semalam, terutama setiap kali selesai mendirikan salat fardu. Di akhir kajian, UAS memberikan nasihat berharga agar umat Muslim tidak sekadar mengejar target kuantitas hitungan 100 kali hingga lafaznya menjadi rancu dan tidak jelas, melainkan wajib menyelaraskan getaran rasa penyesalan di dalam hati dengan untaian kalimat yang keluar dari lisan.
#BedaSyafiDanHadis #LafazIstigfarShahih #Astagfirullahalazim #SayyidulIstigfar #RukunTaubatNasuha #IbnuAbbas #BahayaMentalitasSTMJ #PenyesalanHati #IkrarLisan #TekadTidakMengulangi #JanganTundaTaubat #GodaanSetan #IkutSunahNabi #Istigfar100Kali #TargetZikir #KualitasIbadah #SifatMahaPengampun #PembersihJiwa #FiqihZikirUAS #TanyaUstazAbdulSomad #UASMenjawab #BelajarAgama #KajianIslam #DakwahMedsos #EdukasiUmat #RamadanBerkah #KajianTvOne #IndahnyaRamadan #tvOne #damaiindonesiakuID