Apakah memilih berpikir buruk agar tidak kecewa saat gagal termasuk pesimis? | DAMAI INDONESIAKU
Subhanhariadi Putra
7 jam yang lalu
Dalam sesi tanya jawab program Damai Indonesiaku tvOne, seorang jemaah bernama Kak Icha mengajukan pertanyaan psikologis yang sangat relevan bagi anak muda: Apakah sengaja berpikir buruk dari awal agar tidak baper atau kecewa jika harapan tak sesuai kenyataan termasuk sikap realistis, atau justru bentuk suuzon dan pesimis? Pertanyaan ini dijawab secara lugas dan mencerahkan oleh K.H. Abi Amir Fath melalui pendekatan konsep keimanan.Abi Amir Fath menjelaskan bahwa bersiap menerima kemungkinan terburuk bukanlah bentuk suuzon, melainkan bagian dari mentalitas zero expectation agar hati tetap tenang. Beliau membagikan rumus penting: "Target silakan dibesarkan, tetapi ekspektasi harus dikecilkan." Seseorang menjadi mudah stres dan kecewa bukan karena targetnya tinggi, melainkan karena ekspektasinya melampaui batas hingga merasa ingin mengatur ketetapan Allah SWT. Dalam Islam, seorang mukmin diajarkan untuk berikhtiar secara realistis, senantiasa mengucapkan "Insya-Allah", serta ridha menerima takdir apa pun yang terjadi dengan mengucapkan "Qadarullah ma sya'a fa'al".
#DamaiIndonesiaku #tvOne #AbiAmirFath #TanyaJawabIslam #ZeroExpectation #AtasiStres #Qadarullah #JanganBaper #Husnuzon #MentalHealthIslam #CeramahIslam #KajianIslam #MotivasiIslam #MasjidNurulHidayah #DakwahIslam #InspirasiMuslim #UsahaDanDoa #NasihatIslami #PasrahDanTawakal #SemangatAnakMuda #KajianBintaro #FYPIslam #VideoDakwah #SolusiHidup #PengingatDiri #TazkiyatunNafs #ManajemenHati #HikmahTakdir #KedamaianHati #RealistisDalamIslam
Live streaming di : https://www.youtube.com/ @Damaiindonesiakutvone https://www.youtube.com/ @damaiindonesiakuid Simak berbagai konten religi Islam lainnya hanya di: https://damaiindonesiaku.id/ damaiindonesiakutvone damaiindonesiaku.id Saksikan live streaming tvOne hanya di https://www.tvonenews.com/live