← Kembali ke semua artikel
Slide Informasi Islami 30 September 2026 2 menit baca

Hati-Hati, Dunia Itu Seperti Ular

Wahyu Aldiansyah
Ditulis oleh Wahyu Aldiansyah

 JAKARTA - Perumpamaan Imam Hasan Al-Bashri tentang dunia terasa makin relevan saat gaya hidup dan pencapaian materi jadi tolok ukur.

Ular yang kulitnya halus terasa lembut di tangan, tetapi racunnya bisa merenggut nyawa. Dengan gambaran inilah Imam Hasan Al-Bashri, ulama besar generasi tabiin, mengingatkan umat tentang hakikat dunia: memikat dan menenangkan di permukaan, tetapi menyimpan bahaya bagi orang yang lengah. Pesannya singkat, yaitu berhati-hatilah terhadap dunia.

Perumpamaan ini bukan ajakan untuk menjauhi dunia sepenuhnya. Bekerja, berkarya, dan mencari nafkah tetap bagian dari kehidupan. Yang diingatkan adalah sikap hati. Kenikmatan, jabatan, harta, dan pujian mudah membuat seseorang merasa aman dan terlena, padahal justru di situlah godaan terbesar bersembunyi. Semakin halus sentuhannya, semakin mudah orang lupa akan bahayanya.

Di era media sosial, pesan ini terasa dekat. Standar hidup sering diukur dari apa yang terlihat, mulai dari barang, liburan, sampai pencapaian yang dipamerkan. Tanpa disadari, orang bisa terus mengejar sesuatu yang tak pernah terasa cukup. Perumpamaan ular mengajak kita berhenti sejenak dan bertanya: apakah kita yang memegang dunia, atau dunia yang mulai mengendalikan kita?

Para ulama tasawuf umumnya memaknai sikap ini sebagai zuhud, yakni menempatkan dunia di tangan, bukan di hati. Dunia dipakai sebagai sarana, bukan tujuan akhir. Dengan begitu, seseorang tetap bisa produktif tanpa kehilangan arah dan tanpa terjebak rasa rakus.

Sebagai catatan, perumpamaan dunia seperti ular juga kerap dinisbatkan kepada tokoh salaf lain dalam berbagai riwayat, sehingga pembaca disarankan merujuk kitab-kitab yang memuatnya bila ingin menelusuri sumber aslinya.

Pada akhirnya, peringatan ini bukan untuk menakut-nakuti, melainkan untuk menjaga kewaspadaan. Dunia boleh dinikmati, asal tidak dibiarkan menggigit.

💬
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama mengomentari postingan ini.

Konten Lainnya

Konten sosial media lainnya yang mungkin kamu suka.

Lihat semua