Jejak Sejarah Islam di Masjid Nabawi | Kabar Petang
Subhanhariadi Putra
2 jam yang lalu
Ini Alasan Ahli Zikir Merasa "Alone But Never Lonely" di Tengah Kerasnya Dunia | HIKMAH ASMAUL HUSNA Dalam tayangan yang sarat akan pesan spiritual and muhasabah mendalam pada program Damai Indonesiaku tvOne, Ustaz KH. Muhammad Arifin Ilham membedah konsep filosofis dari esensi "belajar-mengajar" kebaikan, di mana beliau menyatakan bahwa hakikat menasihati orang lain sebenarnya adalah bentuk menasihati diri sendiri karena lisan adalah indra yang paling dekat dengan telinga pribadi. Beliau mengupas tuntas pangkal utama kekhusyukan salat yang berakar pada ikrar kalimat iftitah—sebuah pengakuan mutlak bahwa seorang hamba sedang berhadapan and ditonton langsung oleh Zat pencipta langit and bumi. Kesadaran esensial inilah yang melahirkan kondisi psikologis alone but never lonely (sendiri namun tidak pernah merasa kesepian), sebuah ruang batin di mana seorang mukmin kehilangan rasa takut and kecemasan terhadap dinamika dunia karena merasa Allah selalu menyertainya. Buah dari ketenangan ini secara otomatis melahirkan kemuliaan akhlak, mematikan sifat kikir, and mencegah seseorang dari bertindak rakus mengejar fatamorgana harta. Lebih mendalam, pemimpin Majelis Az-Zikra ini membongkar rahasia dialogis yang terjadi di dalam salat ketika seorang hamba merapalkan kalimat Alhamdulillahi Rabbil 'Alamin. Beliau menjelaskan berdasarkan Surah Ibrahim ayat 7, bahwa ucapan syukur tersebut langsung dijawab oleh Allah SWT dengan kalimat, "Hamba-Ku telah memuji-Ku," yang berimplikasi pada pelipatan nikmat bagi ahli syukur, sekaligus ancaman azab yang teramat pedih bagi mereka yang mengkufuri nikmat demi bermaksiat. Beliau memberikan tamparan keras mengenai mahalnya sebuah "kesempatan" menghadap Allah di dunia nyata; sebuah kenikmatan yang kelak akan ditangisi and disesali oleh jutaan ahli kubur di akhirat hingga mereka menjerit meminta dikembalikan ke bumi walau hanya sedetik untuk bertobat. Di akhir tausiahnya, KH. Muhammad Arifin Ilham mengutip analogi indah dari Rasulullah SAW mengenai perbandingan salat lima waktu dengan mandi lima kali sehari yang secara otomatis menggugurkan dosa-dosa kecil, serta mengingatkan bahwa salat adalah kewajiban mutlak yang tidak boleh ditinggalkan dalam kondisi sakit parah sekalipun, baik dengan cara duduk, berbaring, isyarat mata, hingga ajal menjemput.
#DamaiIndonesiaku #tvOne #KHMuhammadArifinIlham #ArifinIlham #MajelisAzZikra #KhusyukSalat #AloneButNeverLonely #DialogAlFatihah #SurahIbrahim7 #AhliSyukur #KufurNikmat #PenyesalanAkhirat #KesempatanHidup #AhliKubur #KafarahSalat #PembersihDosa #WuduRontokDosa #IkrarIftitah #SumbuIbadah #QanaahHidup #LawanMaksiat #BelajarIslam #MuhasabahDiri #NasihatUlama #PembersihJiwa #NgajiYuk #DakwahDigital #ReligiIslam #TanyaUstaz #islamituindah
Live streaming di : https://www.youtube.com/ @Damaiindonesiakutvone https://www.youtube.com/ @damaiindonesiakuid Simak berbagai konten religi Islam lainnya hanya di: https://damaiindonesiaku.id/ damaiindonesiakutvone damaiindonesiaku.id Saksikan live streaming tvOne hanya di https://www.tvonenews.com/live