← Kembali ke Home

Cara Menegur Orang Maksiat Tanpa Mempermalukan | Ustaz Adiwarman Azwar Karim - Damai Indonesiaku

Ceramah dan Tausiyah 19 Oct 2026 Oleh Subhanhariadi Putra

Deskripsi Video

religiOne - Menyeru kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran (Amar Ma'ruf Nahi Munkar) merupakan kewajiban setiap muslim. Namun dalam pelaksanaannya, cara dan adab menyampaikan teguran sering kali menjadi penentu utama apakah nasihat tersebut dapat diterima atau justru memicu penolakan dan permusuhan. Rasulullah SAW mengajarkan bahwa dakwah dan nasihat harus disampaikan dengan hikmah, tutur kata yang lembut (mau'izhah hasanah), serta menjaga kehormatan orang yang ditegur. Menegur seseorang yang melakukan maksiat secara terbuka di depan umum dapat menjatuhkan harga dirinya, memicu kesombongan (kibr), dan membuat hatinya kian keras. Memahami adab menegur secara rahasia dan santun adalah kunci agar pesan kebaikan dapat meresap ke dalam hati tanpa melukai perasaan. Dalam tayangan Damai Indonesiaku tvOne kali ini, Ustaz Adiwarman Azwar Karim membedah tuntas adab dan seni menasihati dalam Islam, perbedaan antara menegur (al-nashihah) vs mempermalukan (al-tadh'ih), serta strategi menyentuh hati pelaku maksiat agar mau kembali ke jalan Allah SWT!

Komentar (0)

Jadilah yang pertama berkomentar.