3 Jenis Hijrah Menurut Surat At-Taubah | Mamah Dedeh
Subhanhariadi Putra
7 jam yang lalu
Di tengah hiruk pikuk dunia modern, manusia seakan-akan dipaksa untuk terus berlari. Jadwal yang padat, target yang harus dicapai, ambisi yang terus dikejar, membuat kita lupa bahwa diri ini bukan hanya tubuh yang bisa diatur seenaknya. Ada hati yang juga butuh perhatian, ada jiwa yang membutuhkan ruang untuk bernapas. Kita sering berpikir bahwa istirahat itu identik dengan tidur, rebahan, atau liburan. Padahal hati memiliki caranya sendiri untuk beristirahat, caranya sendiri untuk kembali menemukan tenang. Ia butuh jeda, bukan sekadar henti gerak. Ia butuh hening, bukan sekadar diam.